Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

C++ - Program Array 3 Dimensi Sederhana Dan Penjelasannya

C++ - Program Array 3 Dimensi Sederhana Dan Penjelasannya


Assalamu'alaikum wr.wb.
Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang penggunaan array 3 dimensi dengan contoh program sederhana dan ditambah sedikit penjelasan tentang program tersebut. Program yang saya tunjukkan merupakan program untuk menampilkan array 3 dimensi dengan contoh yang sederhana. Sehingga pembaca bisa memahami dengan baik tentang array dan cara pemanggilan array tersebut.

Pada artikel saya yang sebelumnya telah membahas tentang array 1 dimensi dan array 2 dimensi yang mana kedua artikel tersebut telah memberikan contoh program beserta penjelasannya. Kali ini adalah array 3 dimensi. Sebenarnya ketiganya memiliki cara yang sama. Yaitu dengan tekhnik perulangan yang sudah umum digunakan.

Artikel ini mengandung tentang pengertian array 3 dimensi dan contohnya yang saya buat berdasarkan permasalahan - permasalahan yang biasa terjadi pada programmer pemula. Untuk pengertian tentang array sendiri sebenarnya telah saya berikan di postingan saya yang berjudul array 1 dimensi, 2 dimensi, dan 3 dimensi. Dimana artikel tersebut memberikan penjelasan tentang ketiga array tersebut secara umum. Untuk array 3 dimensi, saya akan menjelaskan lebih detail di artikel ini sehingga pembaca mampu untuk mengembangkan tentang apa yang ada di artikel ini.




Baca Juga

Array dimensi 3 adalah salah satu materi dari mata kuliah struktur data pada prodi Sistem Informatika. Array sendiri sebelumnya telah dibahas pada mata kuliah pemrograman terstruktur tapi array yang dibahas pada mata kuliah tersebut adalah array 1 dimensi dan 2 dimensi saja. Sementara untuk array 3 dimensi dibahas pada struktur data. Maka dari itu, biasanya array 3 dimensi ini menjadi sebuah pertanyaan yang sering diajukan oleh kebanyakan mahasiswa.

Pengertian array 1 dimensi 2 dimensi dan 3 dimensi itu sama saja. Yang berbeda dari ketiga array tersebut hanyalah terletak pada indexnya saja. Unutk memanggilnya pun kita hanya membedakan dengan perulangan saja. Jika array 1 dimensi, maka satu perulangan, array 2 dimensi, maka 2 perulangan. Begitu juga jika array 3 dimensi, maka kita menggunakan perulangan bersarang dengan 3 tingkatan perulangan.

Contoh program c++ array dimensi banyak jika diibaratkan array 2 dimensi adalah sebuah tabel, maka array 3 dimensi adalah array yang menampung lebih dari satu tabel. Dengan index pertama sebagai penentu jumlah tabel yang ingin dibuat. Semakin banyak yang diinputkan, maka semakin banyak tabel yang dapat disimpan. Index kedua adalah jumlah baris dalam satu tabel, sedangkan index ketiga adalah jumlah kolom. Disini kita bisa membuat banyak tabel dengan jumlah baris dan kolom yang sama.

Oke berikut ini adalah contoh array multidimensi sederhana :


1. Header Yang Digunakan

Untuk header, kita cukup gunakan saja seperti biasa, header yang umum digunakan dan sudah tidak asing lagi. Berikut ini adalah header yang digunakan

#include <iostream>
#include <string>

using namespace std;

Kita bisa lihat dari penggalan program diatas bahwa header yang digunakan adalah iostream dan string. Dimana iostream memang sudah sering digunakan dan string adalah header yang mendukung tipe data string.


2. Contoh Array 3 Dimensi Dengan Tipe Data Angka(Integer, Double, Float, DLL)

Untuk arary 3 dimensi dengan tipe data angka, saya memberikan contoh program dengan tipe data integer saja. Karena pada dasarnya untuk tipe data angka semuanya menggunakan cara yang sama. Perbedaannya hanyalah terletak pada nilai yang disimpan saja.

Mendeklarasikan Array Integer
int angka[2][5][2]={{{10,2},{8,20},{2,79},{4,67},{8,21}},
       {{10,27},{27,48},{83,28},{2,73},{4,98}}};

Pada contoh program diatas yang didedikasikan untuk mendeklarasikan nilai integer, kita lihat bahwa tipe data int dan isi dari array tersebut berupa angka. hal itu disebabkan karena integer atau int adalah tipe data yang hanya mendukung angka saja. Disini tidak bisa untuk menyimpan huruf

Selain itu kita bisa melihat dengan format dalam kurung {{{1},{2}},{{1},{2}}} seperti itu adalah format untuk menyimpan array 3 dimensi. Dimana kurung pertama adalah index pertama, kurung kedua yang didalam kurung pertama merupakan index kedua, sedangkan kurung ketiga yang berada di index kedua adalah index ketiga.

Program untuk menampilkan array 3 dimensi dengan tipe data integer
for(int i = 0; i<=1; i++){
 cout<<i+1<<".\n";
 for(int j = 0; j<=4; j++){
  for(int k = 0; k<=1; k++){
   cout<<angka[i][j][k]<<"\t";
  }
  cout<<endl;
 }
 cout<<endl;
}

Pada program diatas, kita dapat melihat bahwa untuk menampilkan array 3 dimensi memerlukan 3 perulangan dimana perulangan pertama untuk mendeklarasikan index pertama (i), array kedua untuk mendeklarasikan index kedua (j) dan  perulangan ketiga untuk mendeklarasikan index ketiga (k). Dengan begitu maka data akan ditampilkan secara berurutan dan lebih detail.


Keseluruhan program untuk menampilkan array dengan tipe data angka
int main(){
 //Mendeklarasikan array
 int angka[2][5][2]={{{10,2},{8,20},{2,79},{4,67},{8,21}},
        {{10,27},{27,48},{83,28},{2,73},{4,98}}};
 
 //Menampilkan array
 for(int i = 0; i<=1; i++){
  cout<<i+1<<".\n";
  for(int j = 0; j<=4; j++){
   for(int k = 0; k<=1; k++){
    cout<<angka[i][j][k]<<"\t";
   }
   cout<<endl;
  }
  cout<<endl;
 }
}

Inilah hasil dari program yang sudah dijelaskan diatas. Dengan cara seperti ini, kita dapat memanggil array 3 dimensi secara maksimal tanpa perlu mengetikkan secara manual. Bayangkan saja jika pada satu array terdapat ribuan data dan kita harus memanggilnya satu persatu.

Setelah itu, run dan lihat hasilnya

Contoh Array 3 Dimensi Dengan Tipe Data Angka(Integer, Double, Float, DLL)



3. Contoh Array 3 Dimensi Dengan Tipe Data Huruf (String)

Untuk array 3 dimensi dengan tipe data huruf, kita menggunakan tipe data string. Karena tipe data tersebut dapat menyimpan sebuah kalimat ditambah dengan tanda - tanda tulisan ataupun spasi. Berbeda dengan char yang hanya menyimpan satu huruf tiap index saja.

Mendeklarasikan array
string huruf[2][3][2]={{{"Tutor-All Programming","Tutorial bahasa pemrograman"},{"Visi Misi","Memberikan Tutorial Program Yang Sederhana"},{"Artikel Tentang","Array 3 Dimensi"}},
   {{"Mata Kuliah","Struktur Data"},{"Semester","Ganjil"},{"Fokus","Pemrgograman"}}};

Pada program diatas dimana program tersebut mendeklarasikan array 3 dimensi dengan tipe data string. Kita bisa lihat. Sama seperti integer, susunan array {{{1},{2}},{{1},{2}}} seperti itu adalah bentuk dari array 3 dimensi. Dimana kurung pertama adalah index 1, kurung kedua adalah index 2, sedangkan kurung ketiga yang ada isinya itulah index 3.

Perlu diketahui bahwa meskipun array 3 dimensi jika diibaratkan tabel dapat menyimpan banyak tabel, akan tetapi kekurangannya adalah semuanya harus menggunakan tipe data yang sama. Selain itu jumlah baris dan kolom yang ditentukan pun sama. Karena itu jika ingin menjadikan array seperti layaknya database, saya sarankan untuk menggunakan array 2 dimensi saja. Seperti program potong rambut yang saya buat dimana array yang saya buat berfungsi sebagai database. Silahkan kunjungi artikel saya yang berjudul program potong rambut sederhana.

Apabila anda masih tidak paham dengan fungsi array sebagai database, anda bisa mengunjungi artikel saya yang berjudul Penjelasan array berfungsi sebagai database. Pada artikel tersebut saya memberikan simulasi tentang array yang difungsikan sebagai database beserta contoh relasi database dari sql server


Program untuk menampilkan array 3 dimensi dengan tipe data string
for(int i = 0; i<=1; i++){
 cout<<i+1<<".\n";
 for(int j = 0; j<=2; j++){
  cout<<j+1<<".";
  for(int k = 0; k<=1; k++){
   cout<<" "<<huruf[i][j][k]<<"\t\t ";
  }
  cout<<endl;
 }
 cout<<endl;
}

Pada program diatas, kita dapat melihat bahwa untuk menampilkan array 3 dimensi memerlukan 3 perulangan dimana perulangan pertama untuk mendeklarasikan index pertama (i), array kedua untuk mendeklarasikan index kedua (j) dan  perulangan ketiga untuk mendeklarasikan index ketiga (k). Dengan begitu maka data akan ditampilkan secara berurutan dan lebih detail.


Tampilan program keseluruhan untuk menampilkan array 3 dimensi dengan tipe data huruf
int main(){
 string huruf[2][3][2]={{{"Tutor-All Programming","Tutorial bahasa pemrograman"},{"Visi Misi","Memberikan Tutorial Program Yang Sederhana"},{"Artikel Tentang","Array 3 Dimensi"}},
    {{"Mata Kuliah","Struktur Data"},{"Semester","Ganjil"},{"Fokus","Pemrgograman"}}};
       
 //Memanggil array
 for(int i = 0; i<=1; i++){
  cout<<i+1<<".\n";
  for(int j = 0; j<=2; j++){
   cout<<j+1<<".";
   for(int k = 0; k<=1; k++){
    cout<<" "<<huruf[i][j][k]<<"\t\t ";
   }
   cout<<endl;
  }
  cout<<endl;
 }
}


Inilah hasil dari program yang sudah dijelaskan diatas. Dengan cara seperti ini, kita dapat memanggil array 3 dimensi secara maksimal tanpa perlu mengetikkan secara manual. Bayangkan saja jika pada satu array terdapat ribuan data dan kita harus memanggilnya satu persatu.


Lalu run, dan lihat hasilnya

Contoh Array 3 Dimensi Dengan Tipe Data Huruf (String)



4. Tampilan Program Keseluruhan Untuk Menampilkan Array 3 Dimensi Dengan Tipe Data Angka Dan Huruf

Setelah kita memahami baik - baik tentang tutorial diatas, ini adalah tampilan program keseluruhan dari penggalan - penggalan program diatas yang dijadikan satu. Dimana kita membuat fungsi sendiri untuk menampilkan array 3 dimensi. Berikut ini adalah tampilan program keseluruhan array 3 dimensi


#include <iostream>
#include <string>

using namespace std;

void array_angka(){
 //Mendeklarasikan array
 int angka[2][5][2]={{{10,2},{8,20},{2,79},{4,67},{8,21}},
       {{10,27},{27,48},{83,28},{2,73},{4,98}}};
 
 //Menampilkan array
 for(int i = 0; i<=1; i++){
  cout<<i+1<<".\n";
  for(int j = 0; j<=4; j++){
   for(int k = 0; k<=1; k++){
    cout<<angka[i][j][k]<<"\t";
   }
   cout<<endl;
  }
  cout<<endl;
 }
}

void array_huruf(){
 string huruf[2][3][2]={{{"Tutor-All Programming","Tutorial bahasa pemrograman"},{"Visi Misi","Memberikan Tutorial Program Yang Sederhana"},{"Artikel Tentang","Array 3 Dimensi"}},
    {{"Mata Kuliah","Struktur Data"},{"Semester","Ganjil"},{"Fokus","Pemrgograman"}}};
       
 //Memanggil array
 for(int i = 0; i<=1; i++){
  cout<<i+1<<".\n";
  for(int j = 0; j<=2; j++){
   cout<<j+1<<".";
   for(int k = 0; k<=1; k++){
    cout<<" "<<huruf[i][j][k]<<"\t\t ";
   }
   cout<<endl;
  }
  cout<<endl;
 }
}

int main(){
 array_huruf();
 return 0;
}

Program diatas merupakan hasil dari keseluruhan program yang telah dibahas sebelumnya. Dengan memecah beberapa program dan akhirnya dijadikan satu, itulah cara yang paling efisien untuk memahami program. Dengan begitu kita dapat memahami program lebih baik.


Penutup

Tutorial ini saya buat denga memisahkan beberapa masalah dan membahasnya satu persatu dan pada akhirnya saya gabungkan menjadi satu. Pada dasarnya kesulitan yang terjadi adalah rasa malas kita untuk memahami berbagai program yang komplex dan terlampau panjang. Padahal setiap program memiliki fungsi masing - masing sedangkan yang kita butuhkan hanyalah sedikit. Akibatnya kita tidak paham sama sekali tentang program tersebut. Maka dari itu saya buat seperti ini agar pembaca mampu memahami dengan baik meskipun dengan konsekuensi artikel yang panjang dan berbelit - belit karena banyak sekali program yang diulang - ulang. Demikian tutorial dari saya. Apabila ada kekurangan saya mohon maaf. Silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar. Assalamu'alaikum wr.wb


3 comments for "C++ - Program Array 3 Dimensi Sederhana Dan Penjelasannya"

  1. Makasih penjelasannya semoga bermanfaat bagi yang lain..

    ReplyDelete
  2. Min boleh bantuin buat array 3D ga :( buat tugas TP kuliah ni huhu

    ReplyDelete
  3. C++ - Program Array 3 Dimensi Sederhana Dan Penjelasannya >>>>> Download Now

    >>>>> Download Full

    C++ - Program Array 3 Dimensi Sederhana Dan Penjelasannya >>>>> Download LINK

    >>>>> Download Now

    C++ - Program Array 3 Dimensi Sederhana Dan Penjelasannya >>>>> Download Full

    >>>>> Download LINK

    ReplyDelete